Bisnis

10 Hal Penting Dalam Menciptakan Etika Bisnis

Kejujuran adalah nilai dasar yang harus dimiliki oleh semua orang, tidak hanya pebinis saja. Prinsip kejujuran dalam dunia bisnis sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan suatu perusahaan. Jika semua individu yang terlibat dalam bisnis memiliki kejujuran yang tinggi, maka bisnis tersebut akan menjadi sukses dan berhasil.

Etika dalam berbisnis

Untuk lebih memahami seperti apa sebenarnya yang dimaksud dengan etika bisnis, berikut ada beberapa contoh etika bisnis yang bisa kamu terapkan dalam bisnis atau perusahaanmu. Persaingan bisnis yang ketat baik terjadi pada inside atau eksternal perusahaan. Hal tersebut dapat diatasi dengan sehat jika memiliki kesadaran atas etika bisnis serta tanggung jawab yang baik saat akan menjalankan suatu bisnis. Sehingga hal ini dapat membuat bisnis tersebut mampu bersaing di tengah persaingan yang ketat.

Ajaib.co.id – Bukan melulu mengejar keuntungan, etika berbisnis yang baik merupakan hal yang important di dalam dunia bisnis. Biasanya, peran ini akan dipegang oleh staf Human Resource, yang mana bidang ini berperan sebagai tim yang membantu penerapan budaya perusahaan yang positif. Orang atau tim ini juga bertanggung jawab untuk memantau dan melaporkan pelanggaran terhadap kode etik bisnis yang berlaku. Sebenarnya, penyusunan kode etik bisa dilakukan sendiri oleh para pemimpin perusahaan dengan mengajak seluruh karyawan untuk terlibat. Terlebih lagi, jika bisnis kita masih terbilang cukup kecil, maka perusahaan kita belum memiliki kewajiban yang tinggi dan masih memiliki risiko bisnis yang rendah.

Tapi mereka bisa berjalan bersama, itu sebabnya mereka ditempatkan di bawah satu prinsip. Ketika seorang eksekutif beretika, dia berbelas kasih, baik hati, dan perhatian. Pemimpin perlu menunjukkan rasa hormat terhadap martabat, privasi, otonomi dan hak karyawan. Perlu diingat bahwa etika bisnis memiliki peranan penting untuk kelancaran usaha yang dijalankan oleh suatu perusahaan. Dalam melakukan bisnis penting sekali bagi setiap individu maupun perusahaan untuk melakukan kegiatan bisnis sesuai dengan etika-etika bisnis.

Artinya seorang tidak melakukan sikap pilih kasih dengan pihak ketiga karena dasar tertentu baik ekonomis, budaya atau kedudukan. Etika bisnis yaitu sebuah aturan yang tidak tertulis namun dapat dilakukan secara maksimal terhadap orang-orang yang berkecimpung di dalamnya. 22 yang berbunyi “Pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat”. Pasal ini menjelaskan tentang Tender adalah tawaran mengajukan harga untuk memborong suatu pekerjaan, untuk mengadakan barang-barang, atau untuk menyediakan jasa. Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pebisnis dilatarbelakangi oleh berbagai hal. Salah satu hal tersebut adalah untuk mencapai keuntungan yang sebanyak-banyaknya, tanpa memikirkan dampak buruk yang terjadi selanjutnya.